Plaza Blok M Mulai Ditinggalkan Pengunjung

Plaza Blok M Mulai Ditinggalkan Pengunjung

Setelah pusat perdagangan di kawasan Glodok yang sepi pembeli, hal yang sama juga mulai terlihat di pusat perbelanjaan di kawasan Blok M. Salah di antaranya Plaza Blok M.

Salah Satu Situs Online mengulas fenomena sepinya pusat-pusat perbelanjaan di Jakarta, pasca merebaknya sistem belanja daring atau online.

Kemudahan dan kepraktisan belanja daring ditengarai sebagai penyebab sepinya pusat- pusat belanja konvensional, atau fisik yang mengandalkan transaksi tatap muka.

Berikut laporan dari pusat belanja di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Laporan pandangan mata akan dituangkan dalam beberapa tulisan. Di bawah ini merupakan tulisan pertama:

Pusat perbelanjaan yang pernah mengalami masa jayanya pada era awal tahun 2000-an itu, kini tampak sepi. Kemanakah pengunjung Plaza Blok M?

Dari pantauan, sebagian besar gerai yang terdapat di mal enam lantai itu tampak buka. Hanya ada beberapa kios pedagang kecil atau konter (island) yang tutup.

Salah gerai yang tutup di Plaza Blok M, Sabtu (16/9/2017).

Meski buka, namun tidak banyak aktivitas yang terjadi di gerai-gerai tersebut. Kebanyakan penjaga toko terlihat duduk sembari asyik bermain gawai. Pemandangan tersebut terlihat merata mulai dari lantai dua hingga lantai enam.

Hanya beberapa penjaga toko, terutama toko pakaian, yang masih mencoba menawarkan produk kepada beberapa pengunjung yang melintas di depan toko mereka.

“Silakan Pak, silakan Bu, diskon 50 persen sampai 75 persen,” teriak salah penjaga toko.

Suasana lantai dasar Plaza Blok M, Sabtu (16/9/2017).

Hawa kehidupan sedikit terlihat di lantai dasar dan lantai satu pusat perbelanjaan itu. Sebagian besar pengunjung terlihat antre di kios-kios yang menjajakan makanan dan minuman, seperti thai tea atau roti.

Beberapa lainnya, terlihat melihat-lihat pakaian dan sebagian sisanya hanya berjalan-jalan.

“Saya cuma mau keliling-keliling saja di sini, karena sudah lama tidak ke sini,” kata Rahmat (35), pria yang datang bersama keluarganya itu.

Suasana Plaza Blok M yang sepi pengunjung, Sabtu (16/9/2017).

Sudah empat tahun lebih, pria yang tinggal di kawasan Pasar Minggu itu tidak menginjakkan kakinya di Plaza Blok M. Alasannya satu, banyak mal-mal lain yang lebih menarik.

“Kalau kita lihat di daerah Kasablanka itu, berjejer mal-mal bagus,” kata dia.

Senada dengan Rahmat, Andi (40) mengungkapkan alasannya. Pria yang tinggal di kawasan Manggarai itu, mengaku sudah cukup lama tidak menyambangi tempat tersebut.

“Dulu tahun 2000-an sering ke sini. Karena dulu kalau belum ke sini, belum dianggap gaul kali ya,” seloroh dia.

Terhadap fenomena sepinya pengunjung ini, terus berupaya meminta keterangan pengelola dan pengembang Plaza Blok M, yakni Pakuwon Group.

Namun, hingga berita ini diturunkan, Pakuwon Group belum merespons atau pun menjawab pertanyaan yang diajukan

Meski banyak gerai yang buka, namun suasana Plaza Blok M sepi pengunjung, Sabtu (16/9/2017).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *